Oleh: agus | Oktober 19, 2009

Daftar intensitas gempa pada skala richter dan tingkat kerusakannya

Gempa lagi Gempa lagi, itulah yang tersirat di benak saya. begitu seringnya gempa di indonesia terjadi. banyak sekali pendapat orang mengenai gempa yang melanda di indonesia saat ini, dari yang beranggapan karena banyak masyarakat yang lupa akan penciptanya, dan ada juga yang secara ilmu geografis berpendapat gempa terjadi karena lempengan benua australia dan lempengan benua asia sedang berantem. Ok disini saya tidak akan membahas kenapa gempa terjadi tetapi saya akan memberikan sedikit gambaran tentang kekuatan gempa dengan skala richter dan tingkat kerusakannya.

Berikut daftar intensitas gempa pada skala richter :

  • 0-1,9 rata-rata pertahun :  700.000 intensitasnya tercatat tetapi tidak terasa.
  • 2-2,9 rata-rata pertahun :  300.000 intensitasnya tercatat tetapi tidak terasa.
  • 3-3,9 rata-rata pertahun : 40.000 termasuk kecil dan dirasakan oleh sedikit orang.
  • 4-4,9 rata-rata pertahun : 6.200 termasuk ringan dan dirasakan oleh banyak orang.
  • 5-5,9 rata-rata pertahun : 800 tergolong sedang dan intensitasnya agak merusak.
  • 6-6,9 rata-rata pertahun : 120 tergolong kuat dan intensitasnya merusak.
  • 7-7,9 rata-rata pertahun : 18 tergolong besar dan intensitasnya sangat merusak.
  • 8-8,9 terjadi sekali dalam 10-20 tahun dan intensitasnya menghancurkan.

Sekarang tingkat kerusakan yang di akibatkan oleh gempa dengan perkiraan intensitas gempa pada skala richter :

  • Skala Richter 1 tidak terasa.
  • Skala Richter 2 terasa oleh orang dalam keadaan istirahat, terutama jika berada di tingkat atas atau tempat tinggi.
  • Skala Richter 3 terasa di dalam rumah, tetapi banyak yang tidak menyangka kalau ada gempa bumi. Getaran terasa seperti ada truk kecil lewat.
  • Skala Richter 4 terasa di dalam rumah seperti ada truk berat lewat atau terasa seperti ada barang berat menabrak dinding rumah. Barang-barang yang tergantung bergoyang-goyang dan barang-barang yang berdiri bergerak. Pintu-pintu berderak dan gelas-gelas gemerincing. Dinding-dinding rumah dan rangka rumah berbunyi.
  • Skala Richter 5 dapat dirasakan di luar rumah. Orang tidur terbangun. cairan tampak bergoyang-goyang dan dapat tumpah sedikit. Barang perhiasan rumah yang kecil bergerak atau jatuh. Pintu-pintu terbuka-tertutup. Pigura-pigura dan dinding bergerak. Jarum jam ( jam bandul ) ukuran besar akan mati atau tidak cocok lagi.
  • Skala Richter 6 terasa oleh semua orang. Banyak yang lari keluar karena terkejut dan takut. Pejalan kaki terganggu. Kaca jendela, barang pecah-belah akan pecah. Barang-barang kecil dan buku-buku jatuh dari tempatnya. Gambar-gambar jatuh dari dinding. Mebel-mebel bergerak dan berputar. Plesteran dinding yang lemah akan pecah atau retak.
  • Skala Richter 7 dapat dirasakan oleh supir yang sedang mengendarai kendaraan. Orang-orang yang berjalan kaki susah untuk berjalan dengan baik. Cerobong asap atau menara yang lemah akan runtuh. Terjadi pergeseran dan lekukan pada tumpukan pasir dan kerikil. Air jadi keruh dan saluran air rusak.
  • Skala Richter 8 pengemudi mobil terganggu. bangunan-bangunan yang kuat menderita kerusakan dan ada bagian-bagian yang runtuh. Terjadi kerusakan pada dinding yang dibuat tahan terhadap getaran-getaran horisontal. Beberapa bagian dari dinding runtuh. cerobong asap, menara, dan tangki air berputar atau jatuh. Cabang-cabang pohon patah dan tanah basah juga lereng-lereng yang curam terbelah.
  • Skala Richter 9 terjadi kepanikan umum. Bangunan-bangunan yang tidak kuat hancur dan mengalami kerusakan berat. terjadi kerusakan pada pondasi dan rangka-rangka rumah. Pipa-pipa di dalam tanah putus dan lumpur serta pasir keluar dari tanah.
  • Skala Richter 10 pada umumnya semua tembok dan rangka rumah rusak, bangunan kayu dan jembatan-jembatan yang kuat rusak, tanggul dan bendungan juga tambak jebol, terjadi tanah longsong yang besar. Air kolam, danau dan sungai meluap. jalan-jalan dan rel kereta api bengkok.
  • Skala Richter 11 pipa-pipa di dalam tanah rusak total.Rel kereta api bengkok.
  • Skala Richter 12 Seluruh bangunan mengalami kehancuran. Batu-batu, barang-barang besar berpindah. Barang-barang terlempar ke udara.

Dan tidak kalah pentingnya sejauh mana pengaruh radius gempa dengan skala richter :

  • Skala richter 1 radius pengaruh gempa 25 km.
  • Skala richter 2 radius pengaruh gempa 50 km.
  • Skala richter 3 radius pengaruh gempa 100 km.
  • Skala richter 4 radius pengaruh gempa 200 km.
  • Skala richter 5 radius pengaruh gempa 400 km.
  • Skala richter 6 radius pengaruh gempa 700 km.

Waaahhhh… Cape ya bacanya… ? sama saya juga cape nulisnya.. he..he.. tapi moga aja bisa bermanfaat untuk sekedar tahu saja, kalau kurang puas dan ingin lebih detailnya bisa menanyakan ke  BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA .  Bagaimana dengan rumah anda apakah sudah di bangun dengan kontruksi rumah tahan gempa supaya lebih aman ?.


Responses

  1. informatif sekali. jadi tau nih ….😆

    *maaf link saya hapus

  2. […] 1. https://sewu.wordpress.com/2009/10/19/daftar-intensitas-gempa-pada-skala-richter-dan-tingkat-kerusaka… […]

  3. maaf teman baru berkunjung setelah lama vacuum..
    link juga sudah terpasang di blog saya dengan nama sewu is my life..
    salam rimba raya lestari

  4. Link udah dipasang ya…makasih atas kunjungannya…

  5. 😆😆😆😆😆

    RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fuuuuullllllllllllllllllllllllllllllll

  6. Ruaaaaarr Biasaaaaaaaa.. sayang sedikit manusia mau belajar dan mengambil hikmah

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fuuuuullllllllllllllllllllllllllllllll


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: