Tulisan ini tadinya aku tulis buat teman aku yang lagi mau ujicoba pasang router di windows sebenarnya sih sudah aku sarankan pakai linux ! why linux ? anda renungkan sendiri ya.. heee… oke dengan berbekal satu koper sampoerna mild dan satu galon kopi hitam mari kita lihat ada apa di dalam windows.. oh ternyata tool yang di gunakan untuk seting IP Address buat routing.. namanya siapa ? hee… namanya apa ? buat yang suka obok-obok under windows mungkin sudah tidak asing lagi.. Namanya Tool NETSH dengan nama kebesarannya Network Shell cukupkah dengan itu aja.. ? tidak boss, layaknya kita melobi sang jawara kita musti bawa pelicin donk hehehe.. jadi tool ini juga perlu pelicin pakai kartu.. kartu domino ya boss ? Hee.. Maaf kata Bang Haji gak boleh boss… pelicinnya gak tanggung-tanggung langsung 2 NIC opo kuwi NIC dab ? (maaf yg satelitnya rusak silahkan di translate pakai java language) NIC disini namanya (Network Interface Card) NIC yang pertama adalah untuk terhubung ke network publik (misal: Internet) dan yang lainnya adalah untuk terhubung ke LAN (Local Area Network). Untuk NIC LAN, bisa dihubungkan ke switch atau ke satu komputer (diperlukan kabel crossover). wuih.. langsung pakai bahasa Eyd yang tidak di sempurnakan …
Jangkrik Boss… Waks..!! maksudnya lanjut boss
Langsung aja dah agak ngantuk nih Supaya Windows XP bisa dipakai sebagai NAT, tetapi tanpa batasan dari ICS (Internet Connection Sharing).
Kebutuhan :
A. Dua buah kartu jaringan (NIC) :
- NIC1: terhubung ke jaringan internal (LAN). (Network apa saja, tidak terbatas pada 192.168.1.0).
- NIC2: terhubung ke jaringan Internet (atau jaringan lain yang ingin dihubungkan).
B. Mempunyai hak akses administrasi untuk menghentikan / memulai services.
Langkah-langkah membuat Router dengan NAT pada Windows XP :
1. Nonaktifkan ICS pada kedua NIC.
- Klik kanan pada NIC > Properties > Advanced. Pastikan Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection tidak dicont(r)eng.
2. Menonaktifkan Firewall/ICS Service (boleh lebih dulu dari langkah 1).
- Buka Control Panel > Administrative Tools > Services > Windows Firewall/Internet Connection Sharing (ICS) > klik 2x dan ubah Startup type menjadi “Disabled” dan klik OK.
3. Mengaktifkan layanan Routing and Remote Access.
- Jika menggunakan Category View :Buka Control Panel > Performance and Maintenance > Administrative Tools > Services > Routing and Remote Access > klik 2x dan ubah Startup type menjadi “Automatic” dan klik OK.
- Jika tidak : Control Panel > Administrative Tools > Services > Routing and Remote Access > klik 2x dan ubah Startup type menjadi “Automatic” dan klik OK.
4. Mengaktifkan “IPEnableRouter” pada registry.
- Buka Start > Run… dan ketik “regedit”, tanpa tanda petik “ ”, Klik OK.
- Pada window Registry Editor: buka HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services > Tcpip > Parameters. Cari “IPEnableRouter”. Klik 2x dan ubah value dari 0 menjadi 1.
- Restart komputer.
5. Melakukan konfigurasi NIC:
- Cukup satu saja yang memiliki gateway (Misal: NIC2). Hapus gateway pada NIC yang satunya. (NIC1)
- (Opsional) Lakukan perubahan nama pada NIC1(Namanya mungkin “Local Area Connection”) menjadi “LAN” dan NIC2(Namanya mungkin “Local Area Connection 2”) menjadi “Internet”. Tujuannya disini untuk memudahkan mengenali tiap NIC.
6. Mengaktifkan dan mengkonfigurasi NAT.
- Klik tombol Start > Run…
- Ketik cmd pada Open dan klik OK
- Ketik netsh routing ip nat uninstall (untuk menjamin services tidak aktif)
- Instalasi NAT : Ketik netsh routing ip nat install
- Menambahkan interface publik : Ketik netsh routing ip nat add interface name=”Internet” mode=FULL
- Menambahkan interface private : Ketik netsh routing ip nat add interface name=”LAN” mode=PRIVATE
Konfigurasi pada PC Client :
PC Client harus dikonfigurasi menggunakan subnet yang sama dengan router. Ubah default gateway dan DNS server menjadi IP address pada router.
Contoh :
Router :
* NIC1 “LAN” :
- IP Address : 28.5.19.81
- Subnet mask : 255.255.255.0
- Default gateway : dikosongkan
- DNS Server : dikosongkan
* NIC2 “Internet” :
- IP Address : 192.168.1.10
- Subnet mask : 255.255.255.0
- Default gateway : 192.168.1.1
- DNS Server : 192.168.1.1
PC Client :
* Client 01 :
- IP Address : 28.5.19.1
- Subnet mask : 255.255.255.0
- Default gateway : 28.5.19.81
- DNS Server : 28.5.19.81
* Client 02 :
- IP Address : 28.5.19.2
- Subnet mask : 255.255.255.0
- Default gateway : 28.5.19.81
- DNS Server : 28.5.19.81
* dst.
wes sak mene sik yo.. di coba sik Selamat mencoba!
Dicoba dulu juragan.. makasih..
Oleh: rumahuang.com on Juli 11, 2009
at 8:59 pm
boss.. kalo yg internet pake USB gimana boss??? soalna di kantor cuma ada satu antena nembak ke hotspot… naaa. rencananya internetnya mo tak sharing… tapi sering troubel bosss… trims sarannya
Oleh: odiexpd on Agustus 8, 2009
at 1:55 pm
konfig di kantor ku gini nih
modem — switch — host — wap
|
———————–
client1 client2 client3
IP switch/modem 192.168.0.x
IP Host 192.168.1.8
IP WAP 192.168.1.1
dari Kompi dah bs nyambung ke WAP, tapi gak iso konek neng internet !!!!! piye dab????????
Oleh: dew0 on Agustus 26, 2009
at 11:40 am
wah kalo bikin routernya lewat windows, lumayan bisa irit anggaran buat perusahaan kecil selagi tu pc routing bisa dipake ngetik karyawan
), nice info bro
Oleh: adhit on Oktober 1, 2009
at 10:29 pm
thx U pren, nice article
Oleh: azis on Oktober 7, 2009
at 10:16 pm
nyonto ah. . . . .
Oleh: abeng on Oktober 16, 2009
at 7:35 am
anu anu…speed e tambah lemot po ra yoh??
nganu ngana ne?
maksud e bates client e enek po duk wi??
Oleh: ucrit on November 7, 2009
at 1:15 pm
ijin copas. cobain yach…
Oleh: eblish on November 14, 2009
at 6:00 pm
sippp komandan… sdh tak coba dan berhasil…..
Oleh: gilar on Desember 11, 2009
at 8:29 am
mantap bos…..
Oleh: hendra asditiya on Desember 11, 2009
at 7:50 pm
klo, ngaktifin “netsh”nya gimana??, ko unrecognize
Oleh: ghani on Desember 17, 2009
at 5:26 am
Wueh thx berat boss……. perlu diterapkan neh….
Oleh: Zen on Januari 21, 2010
at 4:40 pm
Kalo pc client, apakah harus di setting sama ip enablerouternya ato routing remote accses dll nya maklum gaptek mohon pencerahannya boss
Oleh: sam on Februari 4, 2010
at 5:50 pm
mantaf good job pren
Oleh: Parman on Februari 16, 2010
at 6:47 pm
terima kasih..aku baru ja nyoba dan berhasil…..
Oleh: Putta on Maret 13, 2010
at 4:29 pm
bs gk c konfigurasi NAT XP untuk 2 line ISP
Oleh: jo on Maret 26, 2010
at 12:03 am
kalau untuk windows saya sendiri belum pernah nyoba, tapi untuk server yang berbasis linux ubuntu dengan cara balance bisa saja satu server mengunakan dua line ISP. terima kasih sudah mampir kesini
Oleh: agus on Maret 30, 2010
at 2:33 pm
netsh routing ip nat add interface name=”Internet” mode=FULL
muncul
NAT must be istaled first
piye iki?
Oleh: rokim on Mei 25, 2010
at 11:49 pm
an interface with this name not registered………………………..piye neh iki
Oleh: rokim on Mei 26, 2010
at 12:50 am
terus mas cara ngatur bandwidthnya gimana?
saya sedang coba untuk memisahkan game online dan browsing
Oleh: rizal on Juli 12, 2010
at 3:31 pm
nice info gan…
Oleh: seiga on September 28, 2010
at 5:18 am
gan kalo misalkan untuk mengkonfigurasi balik semua konfigurasi yang telah dibuat gimana?maksud ana tuh di hapus semua konfigurasi yang telah dibuat
Oleh: yuya on November 19, 2010
at 6:40 pm
mas ko jaringan ana tetep gabisa koneksi ke internet..apanya yang kurang ya mas
ana pake 1 hub untuk konksi semua klient dengan router yang dibuat dengan modem
topologny
Router/modem
|
|
hub — server | ip klas c ke modem, ke client a
|
|
client
untuk server pake biling juga
yang terjadi malah konflik mas,,semua koneksi ilang
bantuannya
Oleh: yuya on November 19, 2010
at 11:48 pm
salam kenal bro.. saya newbie pengen belajar boleh ya
bro NAT itu apa ya ? tx
Oleh: apep on Januari 14, 2011
at 3:08 pm
gan klo pakek windows 7 konfigurasi NAT nya gimana? mohon pencerahannya…
trims…
Oleh: Fahruddin on November 10, 2011
at 7:08 pm
[...] “NAT dengan windows xp”. kemudian aku menemukan beberapa artikel antara lain : ini, ini dan ini. Kedua Artikel yang pertama hampir Mirip. Aku tak berani berasumsi siapa yang copas. yang [...]
Oleh: NAT pada Windows XP untuk Router @ @ Secure Is EasySecure Is Easy on Januari 16, 2012
at 5:51 pm